TERLALU BERBURUK SANGKA

Monday, 17 October 2011
Libur........!!!! Teriak salah satu santri kegirangan,sebut saja somad.
Waktu itu hari pertamanya menghadapi liburan akhir tahun di pondok pesantren. Tentu saja hari itu merupakan hari terakhir ujian,terbayang sudah suasana kampung halaman di pikirannya,dan terbayang sudah wajah,adik,kakak,ayah,ibu maupun sang pujaan hatinya.

Dengan semangat pejuangnya somad segera mengemasi barang-barangnya untuk dibawa pulang.
Singkat cerita,somad sudah terlihat naik bus, beberapa saat lalu, bus sudah berjalan beberapa kilometer dari pondok-pesantrennya mau menuju terminal tawangalun.
Si somad rupanya mulai bosen dengan suasananya yang sepi yang begitu menjenuhkan.
"pak boleh nanya,jam berapa sekarang ??? Dengan iseng ia bertanya kepada bapak yang duduk disampingnya"
Eh...si bapak malah memasang wajah sinisnya tanpa memperdulikan pertanyaan si somad.
"pak,jam berapa sekarang ??? Si somad bertanya lagi sama si bapak tadi
Namun si bapak tetap diam seperti semula.
"Pak,apa sih ruginya menjawab pertanyaan saya...tanya si somad kepada bapak tadi.
Saya tahu bapak punya jam tangan,lagian saya cuma ingin tau sekrang jam berapa,bukan mau merampok bapak",timpalnya.
Namun si bapak tetap diam tanpa menoleh ke arah si somad. " pak,saya ini bukan hewan yang hanya butuh dilihat dan dilirik seperti itu,atau mungkin bapak yang malah tidak mengerti kata-kata manusia ??" tanya si somad mulai kesal..
Si bapak yang sejak tadi hanya diam saja kini mulai terlihat menghadap si somad, " Apa kamu bilang ?!! Aku tidak ngerti bahasa manusia ??!! , si bapak rupanya tidak terima dengan kata-kata si somad itu.

Si somad tidak takut atau gerogi melihat si bapak marah,malahan si somad terlihat nyengir,ternyata si somad berhasil juga usahanya untuk menghilangkan rasa jenuhnya, gumam di hati somad.
"Eh...bukan begitu maksud saya pak,bapak kan punya jam tangan,dan saya cuma ingin tau jam barapa sekrang, tidak lebih dari itu, Dan lagian bapak tidak rugi andaikan bapak menjawabnya " si somad menjelaskanya".

Nah....sialnya,si bapak yang setengah tua itu malah melotot dan membentak, " tentu saja sangat rugi jika aku menjawab pertanyaanmu !!!". Kini giliran somad yang bingung, tidak lama berselang dia telah menemukan kata-kata untuk membalasnya.
" Lah.... Apakah dengan jawaban pertanyaan saya jam yang ada di tangan bapak akan berkurang atau uang bapak akan hilang .....!!!",, seru si somad pada bapak tadi.
Si bapak terus menyahut, "Sebab kalau aku menjawab pertanyaanmu, kamu pasti akan nanya ini,atau itu pada aku, kalau sudah begitu tentu saja kamu akan terlihat akrab dengan aku kan !!
Padahal nanti aku akan dijemput oleh keluargaku"... sampai disini si bapak menghentikan kata-katanya  guna untuk menghirup udara dan mengumpulkan tenaganya.
" Nah...kalau sampai keluargaku melihat kamu dengan aku akrab, mereka pasti menganggap kamu itu teman aku, terus mereka akan mengajak kamu mampir kerumah aku dan tentunya kamu akan dikenalkan sama puteriku,, padahal puteriku itu sangat cantik".
Si bapak kembali menghentikan ucapannya guna menghirup udara, setelah dirasa cukup,ia melanjutkan lagi.."kalau kamu nanti sampai berkenalan dengan putriku, kamu pasti akan jatuh cinta kepadanya, Nah....kalau itu sampai terjadi, akulah orang yang paling rugi sebab aku punya menantu orang yang miskin,,Bayangkan !! Jam tangan saja kamu tidak punya !!!.. " kata si bapak sampai nyaris kehabisan nafasnya.

Sambil menggerutu si somad langsung berdiri untuk berpindah tempat,,,
Sambil bicara di hatinya " dasar pak tua kebanyakan SU'UDZON "

(KISAH NYATA YG SUDAH DIALAMI)
Read more ...

Milik allah

Sunday, 16 October 2011
Ada seorang memiliki menantu santri, hidup santri itu lumayan enak meskipun ekonominya pas-pasan.
Dia setiap harinya bekerja disawah untuk kerja sampingannya dia membeli ayam untuk diternak.

Pada suatu hari mertuanya ingin makan ayam, tanpa pikir panjang akhirnya memberi kesimpulan, bahwa ayam menantunya saja yang disembelih.
Akhirnya mertua mengambil salah satu ayam menantunya guna disembelih untuk makan-makan  dengan tanpa sepengetahuan menantunya. 
Ayam disembelih lalu dimasak setelah itu dimakan, untuk sebagianya mertua mengasihkan pada menantunya, ketika ayam yang sudah matang itu dikasihkan, mertua bilang, "menantu, ini ayam kamu yang saya masak sebab saya sudah beberapa hari tidak makan ayam, jadi ayam kamu saja yang saya sembelih, kamu itu punya ayam banyak "
Kenapa ayam saya yang disembelih ?? Sahut menantunya.
Hai menantuku, ini ayam milik allah, celetuk mertua, menantu terdiam melihat jawaban mertua tadi.

Minggu berganti minggu bulan berganti bulan istrinya hamil dapat tuju bulan, akhirnya santri berkeinginan merayakan bulan ketuju atas hamil istrinya itu.
Untuk merayakan ketujuh bulan hamil istrinya itu dia ingin menyembelih kambing, pas ketepatan mertuanya mempunyai kambing akhirnya dia menggunakan kambing mertuanya untuk disembelih guna untuk selamatan.
Setelah kambing itu di sembelih, mertuanya kehilangan kambing, melihat ada kambing yang sudah disembelih dan sepertinya kambing itu miliknya, akhirnya mertua bertanya kepada menantunya. 
Hai menantu..... itu kambing siapa yang kamu sembelih, itu kambing saya ya ??.....tanya mertua
menantu menjawab... kambing yang saya sembelih ini milik allah," ...rasakan,ini balasanku,gumam si menantu di hatinya"
Milik allah sih milik allah, tapi mengapa kamu mengambilnya yang lebih besar dari pada barang yang saya ambil darimu". gumam mertua dengan nada kesal.
Saya cuma ngambil ayam, kenapa kamu mengambil kambing yang lebih mahal dari ayam " tambah mertua dengan nada sedih "

NB: jangan suka mengambil hak orang lain, karena setiap orang punya hak ke pemilikan

Dikisahkan dari kisah nyata dilapangan
Read more ...

santri yang cerdik

Sunday, 16 October 2011
Ada santri yang sudah lulus dari peantren. Dirumahnya dia menjadi tokoh masyarakat, dan masyarakat didaerahnya bermacam-macam.
maksudnya ada yang mengikuti NU dan ada juga yang NON NU.
pada suatu hari, ada dari salah satu kluarga yang NON NU meninggal dunia,
sudah kebiasaan masyarakat yang ada didaerahnya santri tadi, manakala ada yang meninggal dari salah satu warganya mesti masyarakat berta'ziyah guna menghibur keluarganya yang sedang terkena musibah, tidak ketinggalan santri tadi.
Apalagi dia sebagai tokoh masyarakat dia berta'ziah, pulangnya sampai penguburan selesai.

     Konon ada cerita, manakala jenazah selesai dikubur, ceritanya yaitu santri yang sebagai tokoh masyarakat meminta pada kluarganya agar jenazah dari keluarganya di DO'Akan dulu sebelum pulang dari penguburan, tapi permintaan santri itu ditolak oleh keluarga jenazah.

Sebab keluarga jenazah itu punya keyakinan bahwa DOA tidak ada manfaatnya untuk orang mati, seraya berkata "tidak usah berDoa lagi, lagian apa gunanya kita mendoakan orang yang sudah mati.
DOA tidak akan sampai pada orang yang sudah mati".
Berhubung permintaanya ditolak, santri tersebut berkata : "Ya sudah kalau kalian tidak mau mendoakan keluargamu yang sudah wafat, biar saya saja yang mendoakan"
Kemudian santri tadi Berdoa dengan suara yang sangat lantang sekali, doanya begini : "YA ALLAH, SEMOGA MAYIT YANG BARU SAJA DIKUBUR ENGKAU MASUKAN DIA KE DALAM NERAKAMU YA ALLAH !!! "
salah satu dari keluarga si mayyit mendengarkan doa santri yang tidak mengenakkan telinga itu langsung menegur dengan Marah-marah,
"Kenapa kamu berdoa seperti itu sih !!  kluarga mayit berkata dengan wajah merah padam"
kamu tidak usah marah-marah ... kata santri itu"
kamu sendiri kan sudah bilang, bahwa doa itu tidak ada manfaatnya buat si mayit..kan tidak sampai ??
Dengan suara lirih salah satu keluarga jenazah yang marah-marah tadi berkata, "meskipun tidak sampai, tapi jangan berdoa seperti itu".


HIKMAH:

NB:katanya tidak sampai, tapi kenapa waktu si santri itu mendoakan yang jelek sama si mayit, malah si santri itu dimarahin sama keluarga si mayit.
itu buktinya semua pasti merasa, kalau doa itu sampai sama si mayit.
Read more ...

menantu santri dan menantu kuliyahan

Saturday, 15 October 2011
ada seseorang memiliki dua menantu,satu keluaran dari pesantren dan satunya keluaran dari universitas umum.

suatu saat,sang mertua mengumpulkan menantunya itu dengan memberikan pertanyaan.
setelah dua menantunya berkumpul,kemudian sang mertua berkata: menantuku yang baik,aku mau bertanya pada kalian dengan satu pertanyaan,,nanti dari kalian masing-masing harus menjawab dengan kemampuan kalian " kata sang mertua.
pertanyaannya adalah : mengapa pohon bonsai tidak bisa besar dan tinggi hanya kecil dan pendek terus ???
kemudian sang mertua bertanya lagi..." sekarang saya ingin tau jawaban dari menantu yang dari pesantren"
lalu menantu yang dari pesantren itu menjawab "sebab allah menghendaki pohon bonsai seperti itu, kalau  saja allah menghendaki pohon bonsai itu besar dan tinggi,pasti pohon itu akan besar dan tinggi."
setelah mendengar jawaban dari sang menantu dari pesantren,lalu sang mertua meminta jawaban dari sang menantu dari universitas "sekarang  jawabanmu" tanya sang mertua
sang menantu itu menjawab:"kalau jawaban saya itu beda dengan jawaban menantu bapak yang satunya,,
lantas apa jawabanmu "sahut sang mertua !!"
"jawaban saya yaitu sebab pohon bonsai tidak terkena sinar matahari,jadi maklum saja andai kata pohon bonsai itu tidak bisa besar dan tinggi" 
mendengar jawaban dari menantu dari universitas itu,, sang menantu yang dari pesantren itu menyangkal jawaban dari saudaranya tersebut,,seraya berkata " saya tidak terima atas jawaban tadi itu bapak mertua."
apa alasanmu tidak terima ?? "tanya mertua"
sebab jawaban yang disampaikan saudaraku ini tidak terbukti,,kalau memang seperti itu,kenapa ALIS yang selalu terkena cahaya matahari tidak pernah panjang,pendek trus.??
sedangkan rambut yang ada didalam sarung itu trus memanjang,padahal tidak terkena cahaya matahari dikarenakan tertutup oleh sarung.."
dengan sangkalan menantu dari pesantren itu,sang menantu dari universitas menjadi bengong,,seraya berkat :"iya ya,bener..
setelah sang mertua mendengar jawaban dari kedua menantunya lalu berkata ; Ya sudah !! saya simpulkan ternyata jawaban yang tepat yang tidak  bisa disangkal lagi yaitu jawaban dari menantuku yang dari pesantren".
Read more ...
senang rasanya berbagi cerita dan pengalaman, apabila tidak keberatan silahkan klik suka sebelum meninggalkan blog saya ini.
terimakasih...