Senin, 31 Maret 2014

SANTRI DIKERJAI SAMA TEMANNYA

                    Di jawa timur ada satu Pondok pesantren yang sangat terkenal diseluruh pelosok nusantara, tak heran lagi kalau santrinya banyak dari berbagai daerah di indonesai. Seluruh santrinya berbaur menjadi satu, mereka terbagi dalam kamar-kamar tanpa membedakan asalnya daerahnya.
Pada suatu hari datanglah santri baru disalah satu kamar, dia bernama Koder yang berasal dari Kalimantan. Koder belum bisa bahasa jawa, soalnya Dia anak baru dipesantren itu, temannya mengajak Koder untuk memasak bersama agar lebih cepat mengenal dan lebih akrab dengan temannya yang lain.

   Acara masak-memasak pun sedang dimulai, mereka menanak nasi, membakar terong untuk dijadikan sayuran, menggoreng ikan asin dan membuat sambel agar lebih nikmat. Semua masakan sudah siap kecuali sambelnya yang belum dibuat, Koder dipanggil oleh salah satu santri senior.
" Der, kemarilah kamu.... Tolong pinjamkan UDEL ke kamar sebelah ya ? "
" UDEL itu apa mas ? ..... Jawab Koder
" itu yang dibuat untuk ngulek sambel itu loh Der " ... Kata Santri senior .
" Oh... Itu ya mas, kalau ditempat saya namanya Cobek mas "  sahut Koder.
" iya kalau disana Cobek namanya, tapi kalau di jawa sini namanya UDEL Der "  kata santri senior.
 
   Kemudian Koder menuju kamar sebelah...
" Assalamu'alaikum mas.... Mas saya mau pinjam UDEL mas !!"
" looooh... Apa ??!!  Mau pinjam UDEL ?.......  Kata santri penghuni kamar sebelah
" iya mas, saya mau pinjam UDELnya " ... Jawab si Koder
" looooh... Kan kamu juga punya UDEL sendiri to "   Sahut santri kamar sebelah.
" kata kakak senior belum punya mas, katanya UDELnya belum beli masih " sahut si akoder
" loooh.... UDEL kok dibeli sih...!  Kata santri kamar sebelah dengan nada heran..
" iya mas, soalnya saya mau buat ngulek sambel mas,jadi saya mau pinjem UDELnya" sahut Koder..
" kamu tanya lagi sama seniormu, jangan pinjam UDEL disini ya..? Soalnya seniormu sudah punya sendiri ", sahut santri sebelah dengan nada kesal.

Akhirnya si Koder kembali lagi di kamarnya,  " Mas, kata mas dikamar sebelah katanya UDELnya kita sudah punya sendiri mas.."  kata Koder
" bohong itu Der... Kita belum punya UDEL der, kamu pinjam lagi ya " senior berkata..

Akahirnya Koder kembali lagi ke kamar sebelah untuk meminjam alat buat ngulek sambel..
   " Assalamu'alaikum.... Mas, kata mas senior UDELnya gak punya, jadi saya disuruh pinjam oleh mas sama mas senior " kata Koder
" hahahahaha.... UDEL kok di pinjam, aku ini punya UDEL satu Der.. Nanti kalau UDEL ku di pinjam sama kamu aku gak punya UDEL lagi der " ..jawab santri sebelah dengan tawaan.
" jadi bagaimana dong... Saya disuruh pinjem UDELnya buat ngulek sambel mas..." kata Koder
 Merasa kasian sama Koder, akhirnya santri kamar sebelah menerangkan..
       " Der, yang dibuat untuk ngulek sambel itu bukan UDEL namanya, tapi yang dibuat ngulek sambel namanya itu COBEK....... 
Kalau UDEL itu ini Der..Hahahahaha  ".   Sahut santri sebelah dengan nyubit UDELnya Koder.
     " oooooh gitu ya mas..... Sahut Koder dengan senyuman.


HIKMAH :
   
     Hikmah yang bisa diambil dalam cerita diatas adalah : santri baru harus berhati-hati, jangan sampai dikerjai, kalau disuruh sesuatu yang tidak dimengerti tanya dulu pada santri lain yang jujur, agar tidak tertipu.

Setiap sesuatu itu ada benihnya, dan benihnya permusuhan adalah bergurau. (Maqolah).

Minggu, 30 Maret 2014

ASMARANYA SANTRI LEWAT SURAT

           Susah memang kalau kita mempunyai orang yang kita anggap istimewa atau lebih tepatnya sangat kita cintai dan kita sayangi, namun kita jarang sekali berjumpa dengannya.
Karna perjumpaan adalah salah satu cara yang sangat tepat untuk menunjukkan sebuah perhatian akan rasa sayang apalagi bila perjumpaan itu terjadi setelah perpisahan tentunya sebuah perjumpaan akan terasa sangat indah, betul kan ?????

          Ngomong-ngomong ......   Sebuah perhatian memang sangat dibutuhkan untuk memupuk rasa cinta diantara sepasang kekasih, ternyata surat saja belum cukup percaya enggak ?
Buktinya Pardi (nama samaran) yang menuntut ilmu dipesantren pernah mengalaminya.

Setelah berkenalan dan kemudian resmi berpacaran, si Pardi dengan terpaksa harus pergi meninggalkan sang kekasih untuk menuntut ilmu, mulanya dua hari sekali Pardi menelpon sang kekasih. Karna keuangan A2B (anggaran acara berpacaran) menipis, si Pardi memutuskan untuk mengirim sepucuk surat.
Setiap bulan di minggu pertama dia selalu kirim surat sama kekasihnya, di minggu kedua balasannya surat dari kekasih tiba, sampai seperti itu terus yang Pardi lakukan terhadap sang kekasih di acara berpacaran jarak jauhnya.

Hubungan Pardi dengan sang kekasih terus berlanjut dan menurut surat yang selalu datang setiap dua minggu sekali katanya  semakin mesra, sebab setiap selesai membaca surat Pardi selalu tersenyum bahagia dan semakin mantap menjalani hari-harinya.

      Begitulah setiap dua minggu sekali Pardi Selalu mengirim surat dan menerima balasan suratnya.
Namun setelah hubungan lewat surat itu berjalan kurang lebih dari satu tahun, Ternyata bukan surat balasan lagi yang diterimanya, akan tetapi SURAT UNDANGAN PERNIKAHAN dan lebih sakitnya lagi ternyata undangan itu dari sang kekasih.
Betapa hancur hati Pardi saat itu setelah mendapatkan undangan dari kekasihnya, tentu saja Pardi penasaran dia ingin tau siapa orang yang berani merebut pujaan hatinya itu.

      Penyelidikan dimulai, betapa terkejut dan tambah hancur hati si Pardi ketika mengetahui bahwa ternyata calon suami kekasihnya itu adalah SI TUKANG PENGANTAR SURAT mereka berdua sendiri.
Karna itulah Pardi bilang, " surat atau apapun yang bersifat tulisan tidak cukup " untuk hubungan istimewa, ternyata akibat keseringan mengirim surat, tanpa sadar si Pardi memberi kesempatan kepada tukang surat untuk bisa mendekati kekasihnya yang tentu saja lebih sering bertemu dengan kekasihnya.



HIKMAH :

Hikmah yang bisa diambil dari cerita diatas yaitu : 
  1. mungkin itu yang terbaik bagi Pardi untuk menuntut ilmu, biar tak terganggu dari pada dia surat-suratan terus yang pada akhirnya gak kosentrasi sama pelajaran dipondoknya.
  2. witing tresno jalaran songko kulino ( tumbuhnya rasa cinta disebabkan karena sering bertemu ).

BERDOA AGAR DIBERI TEMAN CEWEK

          Kisah ini terjadi ketika masa liburan pondok tiba,seperti biasa ada salah satu santri sebut saja namanya poniman (nama samaran). Dia pulang kampung karna kangen dengan keluarganya sekaligus kangen sama anak tetangganya yang menurut penglihatannya sangat canti sekali.
Kan Poniman memutuskan untuk pulang menggunakan kereta,sebab sudah jadi kebiasaannya jika sudah duduk dia akan segera tertidur sambil ngiler, makanya kendaraannya biar tidak glodak-glodak dia naik kereta dan itung-itung kalau belum tidur bisa cari kenalan dulu siapa tau dapat temen wanita yang cakep diperjalanan. Begitulah angan-angan poniman ketika minta diantar sama tukang becak ke setasiun kereta api.

      Sampai disetasiun, poniman segera antri sambil tak henti-hentinya melihat sekeliling dimana gerangan adanya cewek cantik. Tapi sekian lama tak menemukan akhirnya dengan langkah lunglai dia pun segera naik keatas kereta yang sejak tadi sudah menunggunya.
Sampai didalam kereta, poniman masih mencari mahluk yg namanya CEWEK, tapi tak menemukannya juga, karna sudah putus asa, poniman memanjatkan doa agar diberi teman cewek dalam perjalanannya.
Ketika kereta api mulai berjalan, tiba-tiba ada seorang nenek mencari tempat duduk, ketika si nenek melihat poniman berwajah murung, dia pun segera menghampiri dan duduk tepat didepan poniman.
Oooooh..... Betapa sedihnya hatinya Poniman, tapi dia tidak sadar bahwa sesungguhnya doa yang dia panjatkan sudah terkabul.

        Saking sedihnya Poniman tiba-tiba ingat dengan permen karet pemberian temannya, "Man, ini saya beri permen karet buat dimakan dikereta biar kamu tidak ngantuk," kata temannya waktu itu.
Setelah dicari kesana kemari dia pun menemukannya, tanpa menunggu lama, Poniman segera mengunyah permen itu dengan lahapnya, tanpa disadari ternyata Si nenek sejak tadi memperhatikannya, Poniman membalas tatapan si Nenek dengan santai sambil mengunya permen karetnya,sebenarnya Poniman tidak suka dipandangi Nenek itu. Karena itu Poniman juga menyertai pandangannya dengan cengiran khasnya, terjadilah acara saling pandang dan saling pelotot diantara keduanya.

        Setelah sekian lama, tibalah kereta tersebut disebuah stasiun, ternyata Poniman sudah sampai ditujuannya, Poniman pun turun tapi entah kebetulan atau tidak ternyata si Nenek juga bermaksud turun, setelah sampai dibawah, tiba-tiba si Nenek menarik tangannya Poniman dengan tarikan mesra.
Diajaklah Poniman ditempat yang sepi dipojok stasiun, Si Nenek berkata " Nak..... Saya akui bahwa kamu itu memang ganteng dan saya merasa tersanjung dengan usaha kamu merayu saya sepanjang perjalanan ini, tapi perlu kamu ketahui bahwa saya sudah tidak bisa mendengar, kamu tak usah kecewa yaach......!!!"

Saking kagetnya permen karet yang dikunyahnya langsung tertelan, tanpa menunggu lama Poniman langsung berlari terbirit-birit.


HIKMAH :
                Hikmah yang bisa diambil dari cerita diatas yaitu: jangan macam-macam dikereta, pusatkan pikiran kita semoga selamat sampai tujuan, jangan mencari-cari Cewek segala..
Nanti kejadiannya seperti cerita diatas ini, tidak enak kan.......!!

"Termasuk baik islamnya seseorang yaitu meninggalkan sesuatu yang tidak berguna bagi dirinya". (Al-Hadist)

AKAR BAHAR TUMBUHAN UNIK KAYA MANFAAT